Tutorial: OpenOffice di Slackware
Seperti yang teman-teman tahu kalau Slackware tidak memasukkan paket OpenOffice.org di dalam CD/DVD distribusinya. Dan mungkin beberapa teman yang baca sudah mengetahui bagaimana cara memanfaatkan file OpenOffice dari .rpm. Saya menulis ini dengan harapan jika suatu saat saya lupa atau teman-teman yang baru di dunia Slackware bisa terbantu dengan adanya tutorial ini. Untuk mempermudah sebenarnya kita bisa download OpenOffice ini dari LinuxPackages.net, hanya saja tidak semua teman-teman memiliki koneksi yang kuat untuk men-download file tersebut. Paket-paket OpenOffice yang digunakan saya dapatkan dari DVD bonus majalah InfoLinux.
Ok cukup dengan preface-nya (kebanyakan malah jadi ga jelas tar :p). Setelah kita mendapatkan semua paket dari OpenOffice yang berekstensi .rpm kita bisa mulai dengan merubahnya menjadi .tgz dengan bantuan rpm2tgz. Diasumsikan kita sudah berada di direktori yang berisi file rpm tadi:
$ rpm2tgz *.rpm
Setelah selesai, file-file rpm dapat kita hapus untuk mengurangi space hard disk kita :p. Setelah itu tinggal kita jalankan (sebagai root):
# installpkg *.tgz
Setelah semua file telah terinstall, langkah selanjutnya adalah membuat symlink di salah satu direktori $PATH kita. Misalkan ke dalam /usr/bin:
# cd /usr/bin
# ln -s /opt/openofficeorg/program/s[aplikasi]
Agar diketahui bahwa file instalasi dari OpenOffice tadi dimasukkan ke direktori /opt. Dan [aplikasi] di isi sesuai dengan aplikasi yang ada dari OpenOffice. Misalnya writer, impress, calc, dll.
Setelah langkah di atas selesai, sekarang saatnya agar KDE dapat membaca file-file office yang berkaitan. Catatan: sebelum ini, file-file seperti .doc, .odt, .ppt, dll belum bisa di baca otomatis sebagai file-file yang bisa dibuka oleh OpenOffice. Agar file-file tersebut bisa dibaca otomatis sebagai file-nya OpenOffice, maka kita harus men-set beberapa KDE Components.
Berikut screenshot-nya (ga ngerti nanya!!
):
![]()
Kedua: Cari ekstensi .doc/.ppt/.odt/lain-lain di field Find filename pattern
![]()
Terakhir: Add di Application Preferrence Order dengan swriter (sesuaikan dengan aplikasi)
Nah, sekarang file-file office kita sudah bisa langsung dibaca sebagai file OpenOffice. Sekian tutorial dari saya, terima kasih atas perhatiannya.;)
Keterangan: Tanda # — sebagai root, dan $ — sebagai user biasa. Tutorial ini menggunakan OpenOffice.org-2.1

Kok gambarnya aneh yah?? Gila, ga bisa di apa2in tu gambar, sekali mo nongol bgini. *kesel mode on*
Comment by Administrator — May 23, 2007 @ 9:33 am