Orang Indonesia (deprecated)

May 21, 2007

Tutorial: OpenOffice di Slackware

Filed under: Tutorial - Administrator @ 9:02 pm

Seperti yang teman-teman tahu kalau Slackware tidak memasukkan paket OpenOffice.org di dalam CD/DVD distribusinya. Dan mungkin beberapa teman yang baca sudah mengetahui bagaimana cara memanfaatkan file OpenOffice dari .rpm. Saya menulis ini dengan harapan jika suatu saat saya lupa atau teman-teman yang baru di dunia Slackware bisa terbantu dengan adanya tutorial ini. Untuk mempermudah sebenarnya kita bisa download OpenOffice ini dari LinuxPackages.net, hanya saja tidak semua teman-teman memiliki koneksi yang kuat untuk men-download file tersebut. Paket-paket OpenOffice yang digunakan saya dapatkan dari DVD bonus majalah InfoLinux.

Ok cukup dengan preface-nya (kebanyakan malah jadi ga jelas tar :p). Setelah kita mendapatkan semua paket dari OpenOffice yang berekstensi .rpm kita bisa mulai dengan merubahnya menjadi .tgz dengan bantuan rpm2tgz. Diasumsikan kita sudah berada di direktori yang berisi file rpm tadi:

$ rpm2tgz *.rpm 

Setelah selesai, file-file rpm dapat kita hapus untuk mengurangi space hard disk kita :p. Setelah itu tinggal kita jalankan (sebagai root):

# installpkg *.tgz 

Setelah semua file telah terinstall, langkah selanjutnya adalah membuat symlink di salah satu direktori $PATH kita. Misalkan ke dalam /usr/bin:

# cd /usr/bin
# ln -s /opt/openofficeorg/program/s[aplikasi]

Agar diketahui bahwa file instalasi dari OpenOffice tadi dimasukkan ke direktori /opt. Dan [aplikasi] di isi sesuai dengan aplikasi yang ada dari OpenOffice. Misalnya writer, impress, calc, dll.

Setelah langkah di atas selesai, sekarang saatnya agar KDE dapat membaca file-file office yang berkaitan. Catatan: sebelum ini, file-file seperti .doc, .odt, .ppt, dll belum bisa di baca otomatis sebagai file-file yang bisa dibuka oleh OpenOffice. Agar file-file tersebut bisa dibaca otomatis sebagai file-nya OpenOffice, maka kita harus men-set beberapa KDE Components.

Berikut screenshot-nya (ga ngerti nanya!! ;) ):

Find Filename Pattern
Kedua: Cari ekstensi .doc/.ppt/.odt/lain-lain di field Find filename pattern 

Add Application
Terakhir: Add di Application Preferrence Order dengan swriter (sesuaikan dengan aplikasi)

Nah, sekarang file-file office kita sudah bisa langsung dibaca sebagai file OpenOffice. Sekian tutorial dari saya, terima kasih atas perhatiannya.;)

 

Keterangan: Tanda # — sebagai root, dan $ — sebagai user biasa. Tutorial ini menggunakan OpenOffice.org-2.1

1 Comment »

The URI to TrackBack this entry is: http://rametux.blogsome.com/2007/05/21/tutorial-openoffice-di-slackware/trackback/

  1. Kok gambarnya aneh yah?? Gila, ga bisa di apa2in tu gambar, sekali mo nongol bgini. *kesel mode on*

    Comment by Administrator — May 23, 2007 @ 9:33 am

RSS feed for comments on this post.

Leave a comment

Line and paragraph breaks automatic, e-mail address never displayed, HTML allowed: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <code> <em> <i> <strike> <strong>



Anti-spam measure: please retype the above text into the box provided.

Get free blog up and running in minutes with Blogsome
Theme designed by Janis Joseph